Strategi News — Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama seluruh kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemkab Ponorogo bermalam di Desa Senepo, Kecamatan Slahung, pada Jumat (24/4/2026) hingga Sabtu (25/4/2026) sore dalam pelaksanaan perdana program Bunga Desa.
“Saya mengajak semua kepala dinas ikut Bunga Desa yang pertama. Kenapa rombongannya banyak, supaya masyarakat dapat menyampaikan unek-unek langsung ke pejabat terkait,” kata Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, di sela kegiatan tersebut.
Pejabat Tidur di Rumah Warga, Bukan di Hotel
Bunga Desa adalah akronim dari Bunda Menginap di Desa. Program ini membalik pola biasa: bukan warga yang antre menemui pejabat di kantor, melainkan para pejabat yang turun langsung ke desa dan menginap menyebar di rumah-rumah warga.
Baca Juga:
“Selama ini masyarakat akan kesulitan kalau harus menemui satu per satu kepala dinas. Polanya kita balik, para pejabat yang turun ke desa sehingga aspirasi apapun dapat disampaikan tanpa sekat,” jelas Bunda Lis, yang tercatat sebagai bupati perempuan pertama di Ponorogo.
Jumat malam, sebelum Srawung Warga (forum dialog terbuka antara pejabat dan masyarakat) digelar di Balai Desa Senepo, rombongan sempat menikmati pertunjukan kerawitan dari warga setempat. Kerawitan adalah seni musik tradisional Jawa yang menggunakan seperangkat gamelan. Suasana malam itu, menurut Bunda Lis, berlangsung akrab dan berkesan.
Warga Berani Sampaikan Keluhan Langsung ke Kepala Dinas
Dialog berlangsung terbuka saat Srawung Warga dimulai. Warga Senepo antusias melontarkan pertanyaan, keluhan, hingga usulan pembangunan kepada para pejabat yang hadir di hadapan mereka.
“Kami menampung banyak aspirasi, masyarakat menyampaikannya secara jujur,” ujar Bunda Lis.
Sabtu (25/4/2026) pagi, rombongan menyaksikan tradisi Longkangan, upacara adat khas Desa Senepo yang masuk dalam agenda Karisma Event Ponorogo (KEPO). KEPO adalah kalender event budaya tahunan Kabupaten Ponorogo yang merangkum berbagai tradisi dan pertunjukan seni dari seluruh penjuru wilayah.
Potensi Desa Belum Tergarap Jadi Incaran
Kunjungan ini bukan sekadar menyerap aspirasi infrastruktur atau pelayanan publik. Pemkab Ponorogo juga membidik potensi desa yang selama ini belum optimal dikelola.
“Mulai potensi ekonomi, pariwisata, maupun kearifan lokal,” tegas Bunda Lis.
Desa Senepo dipilih sebagai lokasi perdana program Bunga Desa. Pemkab Ponorogo belum mengumumkan jadwal dan desa berikutnya yang akan menjadi tujuan giliran program serupa.
Editor: Sela Rahmawati