Ujian Kompetensi Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Lampung Diikuti Peserta Muda Usia 35 Tahun

Strategi News — Ujian kompetensi Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Lampung berlangsung lancar pada Senin dengan peserta mayoritas berusia sekitar 35 tahun yang antusias mengikuti seleksi hingga sesi keempat.

“Secara teknis kami sudah melihat ke dalam, para peserta di sesi ketiga sedang melakukan ujian. Semua berjalan sesuai standar dan alur yang ditetapkan,” kata Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah di Bandarlampung.

Empat Sesi Ujian, Fasilitas Ruang Transit Disiapkan

Pelaksanaan ujian terbagi dalam beberapa sesi. Farida memastikan peserta yang menunggu giliran di sesi keempat sudah terfasilitasi di ruang transit untuk proses registrasi. Ia menyebut seluruh alur dirancang khusus agar tidak ada hambatan selama proses berlangsung.

“Semua alur ini sudah didesain sedemikian rupa untuk menyambut kedatangan masyarakat, yang merupakan anak muda dengan usia 35, kalau dilihat memiliki semangat luar biasa untuk ambil bagian memajukan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Fasilitas yang disiapkan panitia mencakup ketersediaan listrik, koneksi wifi, dan kenyamanan ruangan. Peserta masuk secara tertib sesuai alur yang ditetapkan.

Manajer KDMP Wajib Koordinasi dengan Pengurus dan Dewan Pengawas

Peserta yang lolos ujian ini akan mengemban tanggung jawab besar. Posisi manajer membawahi sejumlah pekerja, di antaranya pengemudi, kepala toko, asisten manajer, dan kasir.

Farida menjelaskan manajer KDMP tidak hanya mengurus operasional bisnis, tetapi juga wajib berkoordinasi dengan tiga entitas utama dalam koperasi, yaitu pengurus, dewan pengawas, dan anggota. “Kita butuh seorang manajer yang memiliki kepemimpinan yang cukup berkualitas, karena harus berkoordinasi selain untuk mengurus manajerial usaha, dia harus berkoordinasi dengan entitas yang ada di Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.

Profesionalisme dan orientasi target juga menjadi syarat utama. “Karena ini badan usaha, maka harus berorientasi pada target secara profesional, sebab ada target capaian yang harus dituntaskan,” kata Farida.

4.741 Kopdes Merah Putih Telah Selesai Dibangun Secara Nasional

Koperasi Desa Merah Putih merupakan program pemerintah yang menempatkan koperasi berbasis desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Kementerian Koperasi sebelumnya menyebut sebanyak 4.741 Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun secara nasional.

Ujian kompetensi ini menjadi salah satu tahap penting sebelum koperasi-koperasi tersebut beroperasi penuh, memastikan setiap unit memiliki manajer yang terstandar dan siap memimpin tim di lapangan.

Penulis: Cahaya Nurul Amelia
Editor: Ilham Maulana

Pos terkait