Strategi News — Satu tersangka belum cukup. Polisi kini mengincar lebih dari satu orang yang diduga bagian dari komplotan pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, setelah menangkap seorang pria berinisial Z yang kepergok beraksi pada Sabtu (25/4) pagi.
Z ditangkap dalam kondisi babak belur setelah massa menghajar dirinya saat aksinya gagal di Jalan Tanjung Palapa, Tanjung Duren Selatan. Warga mengejar setelah mendengar teriakan “maling”. Polisi tiba tak lama kemudian dan langsung membawa Z ke kantor.
Pelaku Sempat Kabur, Motor Warga Jadi “Senjata” untuk Menjatuhkannya
Korban memarkirkan sepeda motornya di kawasan tempat tinggalnya pada Jumat (24/4) malam, lalu beristirahat. Z beraksi keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB. Kendaraan korban sempat dibawa ke badan jalan oleh Z, namun seorang pengendara yang curiga langsung menabrakkan motornya ke sepeda motor curian itu. Z terjatuh.
Baca Juga:
Seorang warga yang mengenali motor tersebut membangunkan korban. Z berusaha lari, tapi warga lain yang mendengar teriakan ikut mengejar hingga pelaku berhasil dilumpuhkan.
Indikasi Jaringan: Rekan Pelaku Lebih dari Satu Orang
Pemeriksaan terhadap Z sempat tertunda karena kondisi fisiknya yang buruk setelah dihakimi massa. Setelah kondisinya memungkinkan, penyidik mulai menggali keterangan lebih dalam.
“Sekarang masih kami periksa pelaku. Ada indikasi dia ini telah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor dengan jaringan komplotannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, Selasa.
Alex menyebut, jaringan Z bukan hanya satu orang. “Rekan pelaku indikasinya lebih dari satu. Itu yang masih kita dalami,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Z merupakan pria asal Lampung. Motifnya melakukan pencurian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Polisi menjerat Z dengan Pasal 447 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, pasal yang mengancam pelaku curanmor dengan hukuman lebih berat dibanding pencurian biasa karena melibatkan pembongkaran, pemanjatan, atau penggunaan kunci palsu.
Pendalaman Jaringan Masih Berlangsung
Polisi belum mengumumkan perkembangan penangkapan anggota komplotan lainnya. Penyidikan masih berjalan untuk membongkar siapa saja yang selama ini beroperasi bersama Z di kawasan Jakarta Barat.
Editor: Pablo Gerald