81 Jemaah Haji Diperiksa Kesehatannya di Bandara Madinah, 10 Orang Dirujuk ke Rumah Sakit

Strategi News — Dari total 91 jemaah haji yang memerlukan penanganan medis setibanya di Bandara AMAA Madinah, hanya 81 orang yang bisa ditangani di lokasi. Sepuluh lainnya kondisinya cukup serius sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Data itu tercatat dalam rekap layanan kesehatan Daerah Kerja (Daker) Bandara yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) per Senin (4/5/2026). Pemeriksaan dilakukan begitu jemaah menginjakkan kaki di terminal kedatangan, sebagai bagian dari prosedur kesehatan standar yang berlaku sejak musim haji dimulai.

Bacaan Lainnya

10 Jemaah Dirujuk, Kondisi Butuh Penanganan Lanjutan

Dari 81 jemaah yang diperiksa di bandara, sebagian besar mendapat penanganan awal di pos kesehatan yang memang disiagakan di area kedatangan. Namun 10 jemaah membutuhkan penanganan lebih lanjut yang tidak bisa dilakukan di tempat, sehingga langsung dikirim ke fasilitas rumah sakit terdekat.

Daker Bandara adalah satuan tugas kesehatan yang beroperasi khusus di titik-titik pintu masuk jemaah, termasuk bandara dan pelabuhan, untuk memastikan kondisi jemaah terpantau sejak pertama tiba di Arab Saudi.

Kondisi fisik jemaah saat tiba di Madinah memang kerap menjadi perhatian petugas. Perjalanan panjang dari Indonesia, ditambah perbedaan suhu yang signifikan antara iklim tropis dan udara Madinah yang kering dan panas, kerap memicu masalah kesehatan terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang memiliki riwayat penyakit bawaan.

Angka 91 jemaah yang memerlukan perhatian medis pada hari itu mencerminkan tingkat kebutuhan layanan kesehatan yang tidak kecil di fase awal kedatangan. Petugas kesehatan di Daker Bandara terus berjaga sepanjang gelombang kedatangan berlangsung untuk memastikan setiap jemaah yang membutuhkan bantuan segera tertangani.

Penulis: Restu Alamsyah
Editor: Pablo Gerald

Pos terkait