BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026 sebesar 5,61 persen (yoy), tertinggi sejak 2021 saat terkontraksi minus 0,69 persen.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026 sebesar 5,61 persen (yoy), tertinggi sejak 2021 saat terkontraksi minus 0,69 persen.
Berita Terkait
Headlines
Tag: BPS
Tiga Kali Berturut-turut Kontraksi, Sektor Pertambangan Cetak Minus 2,14 Persen di Triwulan I 2026
Sektor pertambangan kontraksi 2,14 persen di triwulan I 2026, dipicu penurunan produksi bijih logam, migas, dan batu bara — sudah tiga kuartal berturut-turut.
Surplus Neraca Perdagangan RI Maret 2026 Capai 3,32 Miliar Dolar AS, Indef: Positif Topang Ekonomi
Surplus neraca perdagangan Indonesia Maret 2026 capai 3,32 miliar dolar AS. Ekonom Indef sebut positif topang ketahanan eksternal ekonomi RI.
Ekspor Turun, Indonesia Tetap Cetak Surplus Neraca Dagang USD 3,32 Miliar pada Maret 2026
BPS catat surplus neraca perdagangan USD 3,32 miliar pada Maret 2026, meski ekspor turun 3,10 persen secara tahunan.
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026 Mulai 1 Mei, Sasar Pelaku Usaha dari Skala Mikro hingga Digital
BPS gelar Sensus Ekonomi 2026 mulai 1 Mei hingga 31 Agustus di seluruh Indonesia, menyasar pelaku usaha dari skala mikro hingga digital.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.