Seskab Teddy Tinjau Hunian Warga Pinggir Rel Pasar Senen yang Dibangun Atas Arahan Prabowo

Strategi News — Warga yang selama ini bermukim di kawasan pinggir rel kereta api di sekitar Stasiun Pasar Senen bakal mendapat hunian baru yang layak. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turun langsung ke lapangan untuk memantau progres pembangunan tersebut.

Kunjungan Seskab Teddy menjadi sinyal bahwa program relokasi warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen masuk daftar prioritas pemerintahan Prabowo Subianto. Kawasan padat di sekitar jalur kereta api Jakarta selama ini dikenal sebagai salah satu kantong permukiman kumuh yang sulit tertangani, dengan warga yang mendirikan bangunan semi-permanen hanya beberapa meter dari lintasan aktif kereta.

Bacaan Lainnya

Tindak Lanjut Arahan Langsung Presiden Prabowo

Program hunian layak ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan padat perkotaan. Pembangunan difokuskan antara lain di kawasan sekitar Stasiun Pasar Senen, sebagaimana dilaporkan oleh Sekretariat Kabinet RI.

Bagi warga yang sudah puluhan tahun menempati area tersebut, program ini membawa harapan sekaligus pertanyaan besar: seperti apa hunian penggantinya, dan ke mana mereka dipindahkan. Pertanyaan-pertanyaan itu wajar muncul, mengingat riwayat panjang program relokasi di Jakarta yang kerap menempatkan warga jauh dari sumber penghasilan mereka.

Kawasan Pinggir Rel, Masalah Lama yang Belum Tuntas

Permukiman di bantaran rel kereta api bukan fenomena baru di Jakarta. Ribuan keluarga mengandalkan lokasi strategis di pusat kota sebagai modal utama mencari nafkah, mulai dari pedagang kaki lima, buruh harian, hingga pekerja informal. Memindahkan mereka ke hunian baru berarti pemerintah juga harus menjamin akses kerja dan transportasi agar relokasi tidak berakhir sebagai beban baru.

Detail teknis program, termasuk jumlah unit yang dibangun, skema kepemilikan, dan jadwal serah terima, belum diumumkan secara resmi. Pemerintah belum merinci apakah hunian baru akan berbentuk rumah susun sewa (rusunawa) atau skema kepemilikan lain yang lebih permanen.

Publik kini menunggu kepastian: kapan warga pinggir rel Pasar Senen benar-benar bisa pindah ke hunian yang lebih aman, dan apakah janji pemerintah kali ini berjalan sampai selesai.

Penulis: Hamzah Diaz
Editor: Pablo Gerald

Pos terkait