Strategi News — Seorang pria berideologi pro-Nazi ditangkap otoritas Belanda setelah diduga merencanakan pembunuhan terhadap dua putri Kerajaan Belanda, termasuk Putri Mahkota Catharina-Amalia. Kapak yang ia bawa bertuliskan Mossad dan Sieg Heil, dua simbol yang merujuk pada dinas intelijen Israel dan salam khas Nazi Jerman.
Catharina-Amalia adalah calon penerus takhta Kerajaan Belanda.
Kapak Bermuatan Simbol Ideologis Ditemukan di Tangan Pelaku
Tulisan Sieg Heil pada kapak yang dibawa pelaku merupakan seruan kemenangan yang identik dengan rezim Adolf Hitler di Jerman era Perang Dunia II. Kehadiran tulisan Mossad, nama badan intelijen luar negeri Israel, menambah dimensi ideologis yang kompleks pada motif pelaku.
Baca Juga:
Kerajaan Belanda selama ini mempertahankan protokol keamanan ketat bagi anggota keluarga kerajaan, terutama setelah Catharina-Amalia sempat menghadapi ancaman dari kelompok kriminal beberapa tahun silam. Putri Mahkota lahir pada 2003 dan menjadi pewaris takhta pertama Belanda dalam beberapa generasi yang berjenis kelamin perempuan setelah undang-undang suksesi diperbarui.
Dua Putri Kerajaan Jadi Target
Otoritas belum merinci identitas lengkap putri kedua yang masuk dalam daftar target pelaku. Penangkapan dilakukan sebelum rencana tersebut sempat dieksekusi.
Kasus ini kini ditangani aparat keamanan Belanda. Publik dan kalangan istana belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan lebih lanjut.
Editor: Sela Rahmawati