Bitcoin Tembus USD 80.000, Catat Level Tertinggi dalam Tiga Bulan

Strategi News — Harga Bitcoin melonjak menembus USD 80.000 pada Selasa, mencatat posisi tertinggi sejak Januari lalu. Kenaikan ini ditopang oleh arus masuk dana ke instrumen Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin dan membaiknya sentimen pasar global.

Rekor Tiga Bulan Terakhir

Level USD 80.000 bukan angka sembarangan bagi pasar kripto. Terakhir kali Bitcoin menyentuh posisi ini adalah pada Januari, sebelum koreksi panjang menekan harga aset digital tersebut selama hampir tiga bulan. Kini, pemulihan itu kembali terjadi dalam satu sesi perdagangan.

Dua faktor utama mendorong lonjakan ini. Pertama, arus masuk dana ke produk ETF Bitcoin yang terus menguat, menunjukkan minat investor institusional yang belum surut. Kedua, sentimen pasar global yang membaik turut memberi ruang bagi aset-aset berisiko untuk menguat, termasuk mata uang kripto.

ETF Bitcoin: Pintu Masuk Dana Besar

ETF Bitcoin adalah produk investasi yang memungkinkan investor membeli eksposur ke Bitcoin tanpa harus menyimpan aset kripto secara langsung. Produk ini diperdagangkan di bursa saham konvensional, sehingga menarik kalangan investor institusional yang sebelumnya enggan masuk ke pasar kripto secara langsung.

Sejak beberapa produk ETF Bitcoin spot mendapat persetujuan regulator Amerika Serikat awal tahun ini, arus dana dari investor besar terus masuk ke pasar. Tekanan beli dari segmen ini berulang kali terbukti menjadi pendorong harga dalam jangka pendek.

Pasar Kripto Merespons Sentimen Global

Bitcoin kerap bergerak seiring aset berisiko lainnya seperti saham teknologi. Ketika kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi global meningkat, dana cenderung mengalir ke instrumen dengan potensi imbal hasil tinggi, termasuk kripto.

Pergerakan ke USD 80.000 ini kini membuat pelaku pasar memperhatikan level-level resistance berikutnya. Apakah penguatan ini akan berlanjut atau tertahan, sangat bergantung pada data ekonomi dan kebijakan suku bunga yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Penulis: pablogerald
Editor: Pablo Gerald

Pos terkait