Ahmad Luthfi di Sukoharjo: Gotong Royong Jadi Kunci Kawal Pembangunan Jawa Tengah

Strategi News — “Together we can” — dua kata dalam bahasa Inggris itu yang dipilih Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk menggambarkan semangat yang harus terus hidup di masyarakatnya. Dalam acara Halalbihalal dan Temu Kangen Petarung Jawa Tengah di Hotel Ramada Wyndham, kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Rabu (29/4/2026), Luthfi menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan semangat kebersamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Pandemi Covid-19 Jadi Bukti Kekuatan Bersama

Luthfi tidak bicara soal persatuan tanpa rujukan nyata. Ia menunjuk masa pandemi Covid-19 sebagai contoh konkret bagaimana masyarakat Jawa Tengah mampu melewati masa paling berat ketika tidak ada satu pihak pun yang bisa berdiri sendiri.

Bacaan Lainnya

“Semua masyarakat bahu-membahu. Nafasnya together we can (bersama kita bisa). Jadi gotong royong adalah perasan dari Pancasila, kebersamaan harus terus kita lakukan,” katanya di hadapan peserta halalbihalal.

Gotong royong, dalam konteks ini, bukan sekadar slogan. Nilai tersebut telah lama menjadi salah satu ciri khas kehidupan sosial masyarakat Jawa Tengah, yang tercermin dalam berbagai tradisi mulai dari kerja bakti kampung hingga penanganan bencana bersama.

Pembangunan Harus Rangkul Semua Komponen

Soal pembangunan daerah, Luthfi menegaskan tidak ada ruang untuk dikotomi. Ia menyadari bahwa 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki karakter, kearifan lokal, dan pola penyelesaian masalah yang berbeda-beda.

“Setiap daerah punya karakter dan kearifan lokal, serta problem solving yang berbeda-beda. Maka, semua komponen masyarakat harus kita rangkul. Tidak boleh ada dikotomi. Nafasnya adalah untuk membangun Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Pada kesempatan itu, Luthfi juga memaparkan sejumlah capaian program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mencakup sektor investasi, infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, hingga layanan dasar. Berbagai capaian itu, menurutnya, perlu terus dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat.

Sekjen Pasbata Soroti Perbaikan Jalan

Apresiasi datang dari Sekretaris Jenderal DPP Pasbata, Sri Kuntoro Budiyanto. Ia secara khusus menyoroti perbaikan infrastruktur jalan sebagai bukti nyata kinerja kepemimpinan Luthfi.

“Jawa Tengah luar biasa. Bukti nyata di bawah kepemimpinan beliau, telah dilakukan perbaikan infrastruktur jalan,” kata Sri Kuntoro.

Sri Kuntoro juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawal program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar implementasinya berjalan baik dan memberi dampak nyata bagi warga.

Halalbihalal sendiri merupakan tradisi silaturahmi khas Indonesia yang lazim digelar seusai Hari Raya Idul Fitri. Acara ini biasanya menjadi ajang mempererat hubungan antarindividu maupun antarkelompok, sekaligus menjadi forum informal untuk menyamakan visi dan misi. Luthfi menyebut tradisi ini sebagai sesuatu yang perlu terus dijaga.

Dengan berbagai program yang sedang berjalan, perhatian kini tertuju pada sejauh mana capaian-capaian yang dipresentasikan Luthfi dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh penjuru Jawa Tengah.

Penulis: pablogerald
Editor: Ilham Maulana

Pos terkait