229 CPNS Ponorogo Lulus Latsar, Plt Bupati Lisdyarita Larang Nongkrong di Jam Kerja

Strategi News — Sebanyak 229 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari 42 perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menuntaskan latihan dasar (latsar) pada Selasa (28/4/2026). Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita langsung memberi peringatan keras: jangan pernah nongkrong saat jam kerja.

Penutupan latsar berlangsung di Pendopo Agung Ponorogo. Dalam kesempatan itu, Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah peserta terbaik sebelum menyampaikan pesan-pesannya kepada seluruh lulusan.

Bacaan Lainnya

Bunda Lis Tegur Keras Soal “Nongki” ASN

Istilah “nongki” merujuk pada kebiasaan nongkrong cantik, yakni bersantai dan berfoto di tempat-tempat menarik secara visual di saat jam kerja seharusnya diisi dengan tugas kedinasan. Praktik ini kerap dikritik publik karena kerap diasosiasikan dengan ASN yang tidak produktif.

“Status sebagai ASN itu bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah. Jangan sampai terjadi, ASN nongkrong cantik pada jam kerja,” kata Bunda Lis di hadapan ratusan CPNS yang baru saja menyelesaikan proses penggemblengan mereka.

Lisdyarita merupakan bupati perempuan pertama di Ponorogo. Ia mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada aparatur sipil negara sebagai ujung tombak pelayanan publik. Kinerja dan sikap para pegawai, menurutnya, langsung mencerminkan wajah pemerintah daerah di mata warga.

Latsar Bukan Formalitas, Materi Mencakup Anti-Korupsi hingga Etika Publik

Latsar CPNS bukan sekadar syarat administratif pengangkatan menjadi PNS. Selama proses tersebut, peserta menerima materi tentang akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti-korupsi. Tujuannya mengubah pola pikir peserta agar berorientasi pada pelayanan, bukan sekadar mengejar status kepegawaian.

Program latsar CPNS sendiri diatur pemerintah pusat sebagai tahap wajib sebelum seorang CPNS diangkat penuh menjadi PNS. Peserta yang tidak lulus atau tidak mengikuti latsar tidak dapat melanjutkan ke tahap pengangkatan.

“Bekerjalah dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, serta terus belajar meningkatkan kapasitas diri,” pesan Bunda Lis kepada para lulusan.

Dengan rampungnya gelombang latsar ini, 229 CPNS dari berbagai perangkat daerah Ponorogo kini selangkah lebih dekat menuju pengangkatan resmi sebagai PNS. Publik menantikan apakah pesan soal disiplin dan etos kerja itu benar-benar terwujud dalam keseharian pelayanan di kantor-kantor pemerintahan Kabupaten Ponorogo.

Penulis: Juwita Sari
Editor: Sela Rahmawati

Pos terkait