Ahmad Luthfi Kumpulkan 78 Perwakilan Buruh Jateng, Minta May Day 2026 Diisi Dialog dan Jalan Sehat

Strategi News — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 tinggal sehari lagi, namun Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah bergerak lebih awal. Ia mengumpulkan sekitar 78 perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh dari berbagai daerah di Jawa Tengah untuk berdialog, jauh sebelum 1 Mei tiba.

Luthfi menyampaikan hal ini usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026). Ia meminta agar peringatan May Day tahun ini diisi dengan kegiatan konstruktif, tanpa demonstrasi yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Bacaan Lainnya

Dialog Bersama 78 Perwakilan Serikat Buruh

Pertemuan antara Luthfi dan perwakilan buruh itu berlangsung beberapa hari sebelum 30 April. Pesertanya berasal dari berbagai serikat pekerja dan serikat buruh lintas kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Totalnya mencapai 78 orang.

Dalam dialog tersebut, Luthfi mendorong agar peringatan May Day tidak kehilangan maknanya, tetapi tetap terjaga ketertibannya. “Pada peringatan May Day nanti, mari adakan kegiatan yang konstruktif tanpa mengurangi hakikat May Day itu sendiri. Yaitu, dengan cara menjaga hubungan industrial yang kondusif,” kata Luthfi.

Ia juga menyinggung soal investasi. Ketertiban wilayah, menurutnya, bukan sekadar urusan keamanan, melainkan salah satu syarat yang dilihat investor sebelum masuk ke suatu daerah. “Kita rangkul teman-teman buruh, karena ketertiban adalah salah satu modal dalam menarik investasi,” ujarnya.

Sarasehan dan Jalan Sehat Gantikan Unjuk Rasa

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, menyebut koordinasi dengan serikat buruh sudah berjalan intensif. Ia memastikan peringatan May Day di berbagai daerah akan diisi dengan agenda yang lebih bersifat pertemuan dan kegiatan fisik ringan.

“Kami sudah koordinasi dan mengajak teman-teman buruh, pada May Day nanti akan ada banyak acara yang diselenggarakan di daerah masing-masing,” kata Ahmad Aziz. Ia menyebut sejumlah kegiatan yang disiapkan, antara lain dialog, sarasehan, dan jalan sehat.

Luthfi menilai kegiatan semacam itu justru lebih produktif untuk membangun relasi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah. Apalagi, kondisi ekonomi global saat ini dinilainya dapat berdampak langsung ke Jawa Tengah, sehingga stabilitas hubungan industrial menjadi krusial.

Dengan rangkaian persiapan yang sudah dilakukan sejak beberapa hari sebelum 1 Mei, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan peringatan May Day 2026 berlangsung tertib di seluruh wilayah provinsi.

Penulis: Ilham Maulana
Editor: Pablo Gerald

Pos terkait